Padang- Awalnya, menulis skripsi terasa seperti tantangan besar. Bukan hanya soal mencari referensi, tetapi juga bagaimana mengatur kutipan dan daftar pustaka agar rapi sesuai aturan. Setiap kali menyalin referensi secara manual, sering terjadi kesalahan—mulai dari penulisan nama penulis hingga format yang tidak konsisten.
Suatu hari, seorang dosen memperkenalkan sebuah solusi: Mendeley Desktop. Katanya, aplikasi ini bisa membantu mengelola referensi secara otomatis. Rasa penasaran pun muncul, dan perjalanan baru dimulai.
Langkah pertama dimulai dengan membuka laptop dan mencari situs resmi Mendeley. Setelah menemukan halaman download, file instalasi pun diunduh. Tidak butuh waktu lama, file tersebut sudah siap digunakan. Dengan sedikit ragu, proses instalasi dijalankan—klik “Next”, setuju dengan lisensi, lalu “Install”. Semua terasa mudah, bahkan untuk yang belum pernah mencobanya.
Setelah proses selesai, aplikasi Mendeley Desktop pun terbuka untuk pertama kalinya. Tampilan awalnya sederhana, tetapi cukup meyakinkan. Untuk mulai menggunakan, diperlukan login. Akun dibuat menggunakan email, dan dalam hitungan menit, semuanya siap digunakan. Sistem ini terintegrasi dengan Elsevier, sehingga terasa lebih terpercaya untuk kebutuhan akademik.
Rasa penasaran semakin besar ketika mencoba menghubungkan Mendeley dengan Microsoft Word. Ternyata, hanya dengan satu klik pada menu “Install MS Word Plugin”, fitur sitasi otomatis langsung aktif. Ketika membuka Word, muncul tab baru yang menandakan bahwa Mendeley sudah terpasang dengan sempurna.
Perubahan mulai terasa. Saat membaca jurnal, file PDF cukup dimasukkan ke dalam Mendeley, dan data referensi otomatis terbaca. Ketika menulis di Word, kutipan bisa dimasukkan hanya dengan beberapa klik. Tidak perlu lagi mengetik manual. Bahkan daftar pustaka bisa dibuat secara otomatis, rapi, dan sesuai dengan gaya sitasi seperti APA atau Vancouver.
Perjalanan yang awalnya penuh kebingungan kini berubah menjadi lebih terarah. Waktu yang sebelumnya habis untuk mengatur referensi kini bisa dialihkan untuk memperdalam isi penelitian. Kesalahan penulisan pun berkurang secara signifikan.
Dari pengalaman tersebut, satu hal menjadi jelas: menggunakan Mendeley Desktop bukan hanya soal kemudahan teknis, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas penulisan ilmiah. Dengan alat yang tepat, proses skripsi menjadi lebih efisien, sistematis, dan profesional.
Dan sejak saat itu, setiap kali membuka dokumen skripsi, tidak ada lagi rasa khawatir tentang sitasi—karena semuanya sudah tertata dengan baik.
Ingin tahu caranya bisa lihat dan simak video pedoman di bawah ini
